Rabu, 17 Februari 2021

TENTANG KESETIAAN

 Tentang kesetiaan, mungkin saja ini sekedar ungkapan yang mudah terucap di bibir, namun dalam banyak  peristiwa  seringkali begitu sulit dipertahankan. Entahlah, kesetiaan memilih adalah tanggungjawab untuk bertahan pada pilihan, terkadang akhirnya luruh dalam catatan waktu karena ternyata ada yang lebih dari sekedar yang pernah dipilih. Ini bukan misteri, sebab kesetiaan adalah pilihan yang tidak bisa ditawar dan ditukar, sehingga sejauh kaki melangkah akhirnya menemukan jawaban yang mungkin mengarahkan hati untuk pulang.  Pulang karena ada yang setia menanti selagi ada yang pergi. Sejatinya, kesetiaan tidak bisa diganti dan dibeli dengan uang, ditukar dengan paras menawan atau disuap dengan harta. Kesetiaaan adalah kesetiaan yang hanya dimiliki oleh mereka yang setia dan nilainya begitu mahal. Kesetiaan memang mahal dan dibayar dengan perjuangan untuk tetap memegang pilihan sehingga bagaimanapun indahnya mawar di taman tetangga, tetap saja lebih indah mawar yang pernah ditanam, dipelihara dan yang berbunga di taman sendiri. Sebagaimana mahalnya memelihara demikian kesetiaan hanya dimiliki oleh mereka yang "mahal dan pejuang tangguh. Terkadang mawar itu harus menembus telapak tangan sendiri untuk sekedar mengairi dengan darah,  mawar yang pernah dipelihara itu. Aku belajar untuk menjadi "mahal"... Terimakasih sudah menjaga kesetiaan...

Jumat, 12 Februari 2021

TAK ADA JUDUL


 

JANGAN

 


ASAL NULIS

 


sahabat


 sahabat-sahabat yang baik

selalu ada dalam duka dan suka

di rantau dunia

semua adalah sahabat



 di sini

simponi indah terdengar

pada altar sunyi

madah itu doa

Simponi Bahagia

 Senja yang bening

Kadang menghimpit pening

Itu yang membuat tak hening

Bila saja sejenak mendekap

Pada sunyi yang kadang senyap

Bahagia tak harus lenyap

Lakukan saja yang membuat bergerak

Agar hidup tak sekedar seperti kerak

Dan bahagia adalah simponi kelak

menghening dalam bisu

 senja berlalu, 

aroma malam menghening dalam bisu,

  mengenang hari ini,

 bermimpilah tentang indahnya sunyi

 menuju pagi yang menanti

yang mungkin atau  pasti

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...