Jumat, 03 Juli 2020

kita pulang


entah untuk kesekian kalinya
senjamu turun
tanpa awan
tanpa kabut
tak seperti biasanya
angin gunung kabarkan
di lereng hujan menghujam turun


kali ini senja  turun
menghilang pada duri-duri mawar
berdarah  di tanah merah
tercecer di dahan-dahan patah
dan  kita menyepi di sudut sunyi

senja sudah turun
mari kita pulang 
pada beranda kita
 untuk bercanda

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...