Jumat, 11 September 2020

PERCIK RINDU

 Sebening cerita langit

Yang meminjam awan-awam

Angin gunung turun ke lembah


Pada lembah awan bercerita

Tentang kelokan sungai

Membentuk tapak-tapak hati


Bergemuruh riak-riaknya

Membentuk percik harap

Tuk’ melewati waktu dengan tenang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...