Di kaki salib, terentang di empat penjuru semesta
Dua tangan
berlumur darah
Pedih dan perih jatuhnya anak-anak manusia ke
pangku bumi
Tatap sendu
seolah tak mampu pandang
Saat tangis dunia kehabisan air mata
Semua bersahut
lemah tak berdaya, korona sudah menjadi golgota
Satu persatu
pergi tanpa pamit lalu luka-luka tertinggal di sini
Menembus juga
ke jantung bunda
Luka kami bawa
menjadi duka bunda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar