Berdiri di sini di atas tanah fana
Saat Langkah
penggali kubur korban korona menggila
Dengan tanah
merah membekas di telapak -telapak mereka
Aku lupa saat
sudah senja
Aroma kamboja
menyengat hingga menghujan kuburan korona
Tanpa
pelayat, tanpa ada yang menghantar,
mayat itu sendirian
Di sisa waktu
yang hanya sebentar barangkali
Dalam bayang-bayang
kematian tengiang
Aku terjaga dan
mulai berdoa, peluk aku bunda biar virus
ini pergi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar