Rabu, 05 Agustus 2020

KEKASIH PAGI

Pada telaga yang airnya bening
Ada teratai berbunga setengah
Kembangnya menoreh kisah pagi

Hawa pagi mengantar aroma telaga
Lewati lembah-lembah sunyi
Antara pepohonan bergemuruh riuh

Aroma telaga bening menyujut
Membuka jendela kamarmu
Dan ingin sekali mengungkap
Ada rindu yang hening 
Untukmu di awal hari

AROMA TUBUHMU

Ada kembang pagi
Bermekar setangkai
Enduskan wangi surga
Dan di kelopaknya
Namamu kueja
Hingga ke relung nurani
Q mencium aroma harum 
Tubuhmu 

JENDELA KAMARMU


Mentari di sini masih mengintip
Hangatkan embun dingin menyatu daun2
Seolah enggan turun ke tanah

Ada kembang liar d halaman rumah kita
Yang saban pagi bermekar setangkai
Kabarkan pagi datang kembali

Kelopaknya adalah adalah harapan
Bunganya adalah kasih
Kupetik dan kuletakkan di jendela kamarmu




#jendela #kamar #rasa #puisi  #sastra  #blog #blogspot 

Senin, 20 Juli 2020

Sudah Malam, Sayang

malam turun
awan diam
tak lagi gusar
tidurlah
kunci rumah kita
dengan pelukan hangat
sebelum esok dibukakan
oleh embun
di rumput halaman kita

Minggu, 19 Juli 2020

JANGAN

jangan...
jangan pergi dulu
mereka telah tiada
aku kamu dan malam
tertinggal di sini
bulan tak lagi senyum
masih bermenung hening
mungkin esok akan hilang
dan pagi tak lagi menanti
makanya jangan pergi dulu

Senin, 13 Juli 2020

air mata sepi

semenjak purnama 
hinggap di kepalamu
lalu pergi tanpa menoleh
sepi ini tak bertuan

senyap ini tak bersuara
senja tak lagi memerah
ya sepi ini tak lagi sama
sepi tak bertuan

menghujam jauh ke dinding rindu
aku kehilangan mata angin
lalu mata itu berair
ya air mata



Jumat, 03 Juli 2020

kita pulang


entah untuk kesekian kalinya
senjamu turun
tanpa awan
tanpa kabut
tak seperti biasanya
angin gunung kabarkan
di lereng hujan menghujam turun


kali ini senja  turun
menghilang pada duri-duri mawar
berdarah  di tanah merah
tercecer di dahan-dahan patah
dan  kita menyepi di sudut sunyi

senja sudah turun
mari kita pulang 
pada beranda kita
 untuk bercanda

 

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...