Selasa, 02 Juni 2020

Kelopak Ragu

di resah jiwamu
pada kelopak yang layu
kautaburkan debu-debu jalanan
pada sepatu tua

pada taman yang penuh duri
kautanamkan syair-syair senja
dengan matahari sebagai bunganya

antar malamku ke peluk ilahi 
agar esok masih terlihat langkah
meski ragu-ragu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...