Senin, 15 Juni 2020

mendayung teduh



kata-kataku kian terhempas
sejak air berubah banjir

nyaris tak terdengar lagi rintik
sebab riuh bagai ombak mengganas
menggulung di antara kata-kataku

lalu penuh teduh kau mengajak
merayu waktu di tenang danau 

ya cinta itu teduh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...