Senin, 24 Agustus 2020

Awan di Puncak

   

semilir di sini pada awan

berarak menuju hatimu

tempat aku menemukan  rindu

 di sana aku menjumpa cinta

yang selama ini terlupa

di antara dahan-dahan patah

dan air keruh yang mengalir

di sawah-sawah tak bertuan


awan itu adalah rindu 

seumpama senja pada lembayung sore

aku menikmati puisiku


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...