Senin, 17 Agustus 2020

BALADA HUJAN

 sejak hujan musim ini

kau tak tampak lagi datang

sejenak memberi salam

 dan   payung lupa kau titipkan

menggores kembali sajak-sajakku

dalam deras butir hujan

sebab payungmu tertembus kata-kata

dan tubuhmu terhujan bait-baitnya

lalu kapadu menjadikannya balada


balada tentang hujan 

walau tak berpayung lagi

beri aku lorong teduh

menuju hatimu

di sana cerita mengalir

sederas air hujan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...