Jumat, 14 Agustus 2020

ODE SANG WAKTU

 Pagi itu selalu indah

Selalu mekar kuncup-kuncup daun

 embun ingin bercerita

Taman kepada bunga-bunga


Masih seperti kemarin

Pagi bercerita pada mentari

Tentang mimpi semalam

Saat KITA adalah kisah

Berbalut rindu-rindu taman

Memekarkan harapan pada kembang2


Di sinilah aku berhenti

Untuk terakhir kalinya

Merajut cerita 

Pada halaman-halaman rindu 

Yang selama ini tak bertuan

Dengan sejuta alasan

Aku akhirnya mengerti

Rindu itu ya tentang dirimu

 hanya berguman cinta

Cinta padamu tak perlu alasan

Dan kurasakan kini

Cinta itu bagai bola salju abadi

Mencintai hingga tiada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...