Selasa, 11 Agustus 2020

MELATI DI TAMAN RINDU

 Pagi sekali

Embun belum jatuh ke tanah

Dari halaman tak berpagar

Kicau burung bernyanyi 

Kabarkan ufuk timur memerah


Pada jendela kamar tua

Aroma melati membangunkan  lelap

Dari sudut taman di antara bunga liar

Kuncup lainnya bertunas senyum


Aku memungut kicau dan melati

Kuingin membawanya sekali lagi

Untuk menemanimu di persada pagi

Dan ingin sekali mengungkapkan hati

Pada melati, kicau aku berjanji

Bersamamu sepanjang hari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...