mungkin kita sedang bermain memori
ketika kita lupa dengan wicara kemarin
bahkan ketika awan-awan membentuk mendung
kita lupa membawa peneduh dan akhirnya basah
kita memarah bak deras titik-titiknya
sebentuk banjir rasa meluap di atas dewa-dewa
kita hilang kendali dan menubruk batu-batu
meringis dalam terjang mesiu hasrat
sebentar saja mari kita tenang menunduk
membasuh luka dan menyeka airmata
hari ini sesungguhnya ada dan bukan mimpi
keindahan kata adalah cinta yang tak terungkap. rangkaian kehalusan budi, kepekaan rasa dalam nada lembut menjadi kata bersutera.cinta adalah terjemahan kata-kata menjadi perbuatan mengasihi,menyayangi dan meniadakan kebencian. mari merajut kata menjadi benang cinta agar boleh merenda cerita untuk esok yang pasti. "Cinta tak memberikan apapun, kecuali keseluruhan dirinya, utuh penuh, dia pun tak mengambil apa – apa, kecuali dari dirinya sendiri" (Khalil Gibran)
Kamis, 01 Januari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
tiada
ketika semua pergi, bergegas meninggalkan, segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...
-
mungkin memang mesti kembali menuju ke rahimnya hati biar tak salah lagi tak bisa hanya sekedar janji apalagi hanya ingin menarik ...
-
Untuk wanitaku dalam pelukan Aku memelukmu pada rindu Dengan deru darah mengalir Untuk wanitaku dalam pelukan Aku mendekapmu dalam kasih Da...
-
aku ingin sekali meneguk secangkir anggur malam dengan cawan kesunyian yang telah lama sepi kubiarkan hingga tetes-tetes terakhir ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar