Rabu, 14 Januari 2015

Celoteh Malam

celoteh malam
 di beranda kita
 dengan bulan meredup di atapnya
 lurus sinarnya tepat di wajahmu merona 
di antara bisik-bisik sebelum hening
 kata malam bulan itu sudah berganti bening 
tak lagi terdengar denting 
mendayu perahu di segar angin malam 
membuai darat
 sebab di sini kaumerenda kata 
dengan bulan di wajahmu
 aku membaca kisah tentang waktu

 yang tak lagi kembali di beranda kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...