pada batas senja
aku berdiri dengan syair-syair terlepas
bait-baitnya tak lagi menyejuk pandang
melepas raga seolah terhempas nun ke lembah
syair-syair terlepas terpisah dari denyut puisiku
aku mengharap malam yang juga terhalang palang
di tiang awan terawang nafas-nafas mimpi
entahlah.. aku terpisah dari diriku
hingga menjadi asing pada tiadaku
aku menunggumu juga nanti
pada senja yang tak menarik lagi
keindahan kata adalah cinta yang tak terungkap. rangkaian kehalusan budi, kepekaan rasa dalam nada lembut menjadi kata bersutera.cinta adalah terjemahan kata-kata menjadi perbuatan mengasihi,menyayangi dan meniadakan kebencian. mari merajut kata menjadi benang cinta agar boleh merenda cerita untuk esok yang pasti. "Cinta tak memberikan apapun, kecuali keseluruhan dirinya, utuh penuh, dia pun tak mengambil apa – apa, kecuali dari dirinya sendiri" (Khalil Gibran)
Jumat, 29 Mei 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
tiada
ketika semua pergi, bergegas meninggalkan, segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...
-
mungkin memang mesti kembali menuju ke rahimnya hati biar tak salah lagi tak bisa hanya sekedar janji apalagi hanya ingin menarik ...
-
Untuk wanitaku dalam pelukan Aku memelukmu pada rindu Dengan deru darah mengalir Untuk wanitaku dalam pelukan Aku mendekapmu dalam kasih Da...
-
aku ingin sekali meneguk secangkir anggur malam dengan cawan kesunyian yang telah lama sepi kubiarkan hingga tetes-tetes terakhir ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar