Jumat, 29 Mei 2020

Jendela Embun

masih seperti kemarin
malam belum beranjak pergi
denting piano masih terdengar
namun, berbeda kali ini
riuh gemuruh nada dalam dawai hujan
seolah membentuk gugus rindu
yang tidak tersampaikan
awan pada cahaya
malam pada mimpi-mimpi
berbalut beku
pada jendela membentuk embun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tiada

  ketika semua pergi, bergegas meninggalkan,  segudang cemooh dan sumpah serapah terucap, bercerita ketika engkau tak ada, berpura-pura saha...